– View on Path.

– View on Path.

Perpisahan bukan karena menyerah. Tapi kadang, karena ada sesuatu hal yang tidak bisa dipaksakan.

Aku harus sesekali menjauh. Aku harus tau benar apa artinya kamu di dalam aku. - ZS

Mungkin lebih baik tidak saling menyukai, dan menunggu waktu yang tepat untuk jatuh cinta.

Kalau waktu itu tidak juga datang, teruslah menunggu. Teruslah!

Lalu hal termanis setelah itu adalah aku ingin jatuh cinta pada mu setiap hari.

YAV

Not everyone’s going to like you

I’ve learned that.
In the world, some people will hate you and some people will love you.
If someone hates you, who cares ?
Let them hate all they want.
You can’t please everyone. You just got to accept the fact, not everyone will like you.
You dont live to please other people…

You live to please yourself.

Dont try to make someone like you if they hate you,
Just let them be.

People Like Us – View on Path.

People Like Us – View on Path.

Seks dan Gender

Sebenarnya apa yang dimaksud dengan gender?
Gender dapat didefinisikan sebagai keadaan dimana individu yang lahir secara biologis sebagai perempuan dan laki-laki, yang kemudian memperoleh pencirian sosial sebagai perempuan dan laki-laki melalui atribut-atribut maskulinitas dan feminitas yang sering didukung oleh nilai-nilai atau sistem dan simbol di masyarakat yang bersangkutan.
Lebih singkatnya, gender dapat diartikan sebagai suatu konstruksi sosial atas seks, menjadi peran dan perilaku sosial.

Istilah gender seringkali tumpang tindih dengan seks (jenis kelamin). Padahal dua kata itu merujuk pada bentuk yang berbeda.
- Seks : pensifatan atau pembagian dua jenis kelamin manusia yang ditentukan secara biologis yang melekat pada jenis kelamin tertentu. Contohnya jelas terlihat, seperti laki-laki memiliki penis, skrotum, memproduksi sperma. Sedangkan perempuan memiliki vagina, rahim, memproduksi sel telur. Alat-alat biologis tersebut tidak dapat dipertukarkan sehingga sering dikatakan sebagai kodrat atau ketentuan dari Tuhan (nature)
Sedangkan,
- Gender : suatu sifat yang melekat pada kaum laki-laki maupun perempuan yang dikonstruksikan secara sosial maupun kultural. Misalnya, laki-laki itu kuat, rasional, perkasa. Sedangkan perempuan itu lembut, lebih berperasaan, dan keibuan.

Ciri-ciri tersebut sebenarnya bisa dipertukarkan. Artinya ada laki-laki yang lembut dan lebih berperasaan. Demikian juga ada perempuan yang kuat, rasional, dan perkasa. Perubahan ini dapat terjadi dari waktu ke waktu dan bisa berbeda di masing-masing tempat. Jaman dulu, di suatu tempat, perempuan bisa menjadi kepala suku, tapi sekarang di tempat yang sama, laki-laki yang menjadi kepala suku. Sementara di tempat lain justru sebaliknya. Artinya, segala hal yang dapat dipertukarkan antara sifat perempuan dan laki-laki, yang bisa berubah dari waktu ke waktu serta berbeda dari suatu kelas ke kelas yang lain, komunitas ke komunitas yang lain, dikenal dengan gender.

bukannya aku tidak percaya dengan ke-Esa-an mu Tuhan, aku hanya meragukan kemampuanku.