View photo
  • 1 month ago
  • 7

Hidup menginjak dewasa adalah tentang menyembunyikan sedih. Karena ketika dewasa, sedih bukan semata tentang cinta.

Falla Adinda
View quote
  • 2 months ago
  • 1
View photo
  • 2 months ago
  • 20
View photo
  • 2 months ago

What does a relationship mean to you ?

Its very funny how people can contact each other almost everyday and still feel like something’s missing :

You are not connected.

My friends are married, but they tap their fingers on the dinner table without much to say. If they don’t introduce each other as husband and wife, you could never tell but for the rings on their fingers.

So many people around me, at least half of the couples i know, are divorced or break up. When i ask them why, they all tell me the same thing :

"PEOPLE CHANGE"

What ? Come on.

We are always changing, especially girls before we hit twenty five, when we’re going through so many shifts and changes.

Relationships or marriages are all about teamwork. When the going tough, are you willing to hold each other’s hands and grow together ,

Or, will you learn to gracefully let go when you realise you can’t.

View text
  • 2 months ago
  • 1
View photo
  • 2 months ago
View photo
  • 6 months ago

Kasih itu sabar. Kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain.

1 Korintus 13 : 4-5
View quote
  • 6 months ago

(Di) SELINGKUH - in

ummm, okey..

Saya punya seorang teman yang memiliki hubungan bertahun-tahun dengan pacarnya dan ketika ditanya “gimana kalau seandainya pacar kamu selingkuh ?” and then she said, “ku datengin ceweknya. Aku maki-maki”.

Well, saya cuma terdiam. Tapi ucapan teman saya membuat saya berpikir. Haruskah seperti itu?

Saya pernah diselingkuhin. Saya tau pasti rasanya diselingkuhin. Tapi saya tidak pernah bereaksi seperti itu.  Saya lebih memilih untuk berpisah, dan tidak ada kesempatan kedua.

Bicara soal diselingkuhin, menurut saya pribadi, perselingkuhan itu selalu punya dua faktor.

Pertama, faktor dari diri kita sendiri.

Kedua, faktor dari pasangan.

Faktor pertama, yaitu faktor dari diri kita sendiri. Mungkin kita nya kurang perhatian, kurang peka, kurang sabar, atau kurang sensitif. Pokoknya ada sesuatu dari kita yang kurang untuk pasangan kita, sehingga dia selingkuh karena dia menemukan “hal yang kurang” tersebut di orang lain.

Faktor kedua, faktor dari pasangan yang memang pada dasar nya adalah seorang “pemburu”. Seorang yang tidak puas dengan satu pasangan, atau seseorang yang sebenarnya mungkin tidak berniat untuk berselingkuh tapi masih ingin flirting2 dengan orang lain.

   Makanya ketika saat diselingkuhin, saya tidak marah sedikitpun terhadap  orang ketiga tersebut. Rasanya tidak pantas untuk menyalahkan orang lain untuk suatu hubungan. Orang ketiga akan selalu ada. Akan Selalu Ada. Baik dari pihak kita atau dari pihak pasangan kita. Semua tergantung bagaimana kita menghadapinya masing-masing. Godaan orang ketiga tersebut ditanggepin kah, atau kita biarkan saja. Jadi, ketika pasangan kamu berselingkuh, coba di review lagi hubungan kalian bagaimana. Apakah ada yang kurang dari kamu, atau memang pasangan kamu yang “membuka pintu” untuk orang lain. Jika alasannya karena ada orang lain yang merusak hubungan kalian, jangan lah marah dengan orang tersebut.

Ingatanjing tidak akan masuk, apabila tuannya tidak membukan pintu.

Orang ketiga tidak akan membuat pasangan kamu bergeming, selama pasangan kamu tidak memberi kesempatan untuk masuk dalam hubungan kalian. Tapi kalau ternyata pasangan kamu justru malah membuka pintu 
untuk si anjing tersebut, pantaskah kita memaki-maki orang ketiga ?

So, orang ketiga tidak pernah salah.

View text
  • 7 months ago

Thought via Path

Perkara mudah saja melupakanmu. Tapi cinta selalu menyulitkan ku. – Read on Path.

View text
  • 1 year ago
x